Supartono menambahkan, Kemenkumham sebagai bagian pemerintahan harus mampu menyediakan SDM yang handal, profesional, dan berakhlak. Untuk mencapai hal tersebut, keseriusan dalam menyiapkan dan mengelola SDM dari rekrutmen hingga retirement menjadi kunci. Pada para calon PPPK, Supartono memberikan semangat agar tetap optimis dan berjuang menuju kesuksesan.
"Saya yakin dan percaya bahwa pencapaian saudara adalah cerminan dari kesungguhan dan kerja keras saudara sendiri. Yakin pada diri sendiri bukan pada orang lain apalagi calo karena masuk jadi CASN Kemenkumham itu gratis, tanpa mahar apapun," tutupnya.
Menurut surat nomor SEK-KP.02.01-721 tentang Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenkumham Tahun Anggaran 2023, materi seleksi kompetensi mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan wawancara. Sejak dibukanya pendaftaran, 4.364 pelamar bersaing untuk mengisi 1.563 formasi PPPK.
Baca Juga: Direktur Pembinaan dan Latihan Kerja Produksi Kemenkumham RI Awasi Tes CPNS di Sulawesi Tenggara
Terpisah, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol (P) Andap Budhi Revianto, menekankan integritas dalam proses seleksi. Ia mengimbau untuk melaporkan tindakan pungli atau penyalahgunaan kekuasaan. Formasi CPNS terdiri dari penjaga tahanan dan dosen dengan 1.000 kuota untuk penjaga tahanan dan 15 kuota untuk jabatan dosen.
