"Tapi untuk tenaga kependidikan, dosen tidak tetap, guru honorer, tenaga administrasi, tenaga laboratorium, hingga operator baik di sekolah dan kampus negeri maupun swasta," ungkap Nadiem seperti dilansir Medcom.id, Senin (16/11/2020).
Dari total sasaran dua juta orang pendidik dan tenaga kependidikan, 1,6 juta di antaranya guru honorer, sisanya dosen dan tenaga kependidikan.
Baca juga: Pemerintah Tiadakan BBM Jenis Premium Mulai 1 Januari 2021
Menurut Nadiem, para pendidik dan tenaga kependidikan layak mendapatkan BSU, sebab mereka adalah ujung tombak pendidikan yang turut terdampak pandemi COVID-19.
"Mereka patut dan harus dibantu pemerintah kita," tegasnya.
