Baca juga: Tidak Puas Penyelesaian Dikmudora, Dewan Buka Ruang untuk Guru SMPN 10 Kendari

Lebih lanjut, Aris Yunatas mengimbau kepada semua pihak untuk mewaspadai datangnya musim hujan tersebut apalagi disertai dengan fenomena La nina. Salah satu hal yang perlu diperhatikan yakni meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana, melakukan pembersihan drainase serta pemangkasan pohon-pohon yang lapuk.

"Bagi nelayan yang akan melaut juga diimbau untuk mengatur jadwal melaut dengan menyesuaikan lokasi tangkapan dan memperhatikan informasi cuaca terkini," imbau Aris.

Sementara itu, Senior Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Konsel, Siti Risnayah menambahkan, untuk musim hujan yang terjadi pada akhir 2021, akan disertai curah hujan tinggi, angin kencang dan petir. Hal tersebut bisa berpotensi menimbulkan angin puting beliung, banjir dan tanah longsor.

“Untuk daerah rawan banjir di Sultra yakni Kolaka Utara, Konawe Selatan, Konawe Utara, Buton Utara dan Kendari,” ujarnya. (B)