Hal itu menandakan bahwa situasi mengenai perkembangan medis masih berubah dan menunggu kejelasan resmi dari otoritas kesehatan.
Wali Kota Washington DC Muriel Bowser, dalam taklimat pers, menegaskan bahwa kedua anggota Garda Nasional itu merupakan korban “penembakan tertarget.” Bowser menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat federal untuk memastikan keamanan wilayah sekitar pusat pemerintahan tetap terkendali setelah peristiwa tersebut.
Baca Juga: Pertemuan Erdogan-Zelensky Bisa Ubah Nasib Perang Rusia-Ukraina
Usai kejadian itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa Presiden Trump telah memintanya mengerahkan tambahan 500 anggota Garda Nasional ke Washington DC.
Penambahan kekuatan ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan, terutama mengingat lokasi penembakan berada di area yang sangat sensitif secara politik dan administratif.
