Siska juga meminta masyarakat untuk tetap memperhatikan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah kalau tidak ada keperluan yang mendesak dan tetap menjaga jarak.
Kepala BPP Kendari, Andi Asriyani menjelaskan, pelatihan ini diikuti 20 peserta yang terbagi dalam empat kelompok. Para peserta akan mengikuti pelatihan selama 10 hari. Dua hari materi teori dan selebihnya praktek di rumah masing-masing dengan pendampingan secara online.
“Mereka ini adalah korban PHK, korban pandami yang hilang orderan. Mereka yang ikut pelatihan sudah punya mesin jahit. Kita ini ada target setiap peserta akan membuat 5-6 ribu masker yang akan dibagikan gratis pada masyarakat,” jelasnya.
Pelatihan ini lanjutnya, tetap menggunakan protokol COVID-19 dengan menerapkan physical distancing serta menggunakan masker.
Baca juga: Ini Rincian THR PNS, Dicairkan 15 Mei 2020
