Baca juga: Jual Ganja demi Skripsi, Mahasiswa Ini Berurusan dengan Polisi
"Dilakukan pendalaman sebanyak 21 personel. Satu orang dikembalikan karena statusnya adalah murni saksi namun proses penyidikan masih terus berjalan sampai tuntas semuanya," kata Dodik.
Sebelumnya diketahui, kabar bohong dari Prada M Ilham menjadi sumber dari peristiwa penyerangan markas Polsek Ciracas. Masalah ini berawal pada Kamis (27/8/2020).
Prada Ilham, yang merupakan anggota Satuan Direktorat Hukum TNI Angkatan Darat (AD), mengendarai sepeda motor melaju di kawasan Ciracas dan mengalami kecelakaan tunggal.
Prada Ilham lantas diduga menyebarkan berita bohong bila mengalami pengeroyokan. Kemudian, pada Sabtu, 29 Agustus 2020, dinihari terjadi penyerangan di Mapolsek Ciracas.
