Dikutip dari Pikiranrakyat.com, di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, berencana akan membuka tempat-tempat tersebut menjadi kawasan pariwista.

Baca Juga: Deretan Tanda Kiamat Berdasarkan Riset Ilmuwan yang Sudah Terjadi Saat Ini

Dikutip dari Arabnews.com, masterplan Al Ula senilai USD15 miliar akan dikembangkan dalam tiga fase pada tahun 2023, 2030, dan 2035. Terletak 1.100 kilometer dari Riyadh, Al Ula terdiri dari 22.561 kilometer persegi lembah oasis yang subur, pegunungan batu pasir, dan situs warisan budaya kuno, termasuk Hegra, Saudi Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab.

3. Dijadikan sebagai jalur kereta api

Dikutip dari Kompas.com, pada 1901 dan 1908, Kesultanan Utsmaniyah membangun jalur kereta api Hijaz untuk menghubungkan Damaskus ke Madinah. Jalur kereta api ini tidak hanya melintasi Al Ula, tetapi juga memiliki stasiun utama di Mada'in Saleh. Kawasan Al Ula yang bersejarah akan dikembangkan agar semakin menarik minat wisatawan mancanegara. (C)