BAUBAU, TELISIK.ID - Kendati telah mengabdi selama 32 tahun sebagai dosen ternama di sebuah universitas swasta di Kota Baubau, keluarga almarhum La Ode Asman kini berjuang mendapatkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang belum kunjung dicairkan.
Universitas tersebut adalah Universitas Dayanu Ikhsanudin (Unidayan) yang memiliki sejarah panjang sebagai universitas swasta pertama di pulau Buton, berdiri sejak 1982. Lokasinya yang berada di Kota Baubau membuat universitas ini menjadi salah satu pilar pendidikan di wilayah tersebut.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advokat Muda Indonesia (LBH HAMI) Baubau, La Ode Muhammad Wahyu Saputra didampingi timnya, membeberkan kronologi masalah. Sejak 1 Oktober 1989, almarhum La Ode Asman telah mengabdi di Unidayan dan telah menjalani berbagai jabatan penting hingga pensiun pada 2 Mei 2023.
Baca Juga: Kakek di Buton Tengah Tega Cabuli Bocah 4 Tahun
Di tengah duka cita atas kepergian almarhum La Ode Asman pada 14 Juli 2023, keluarga merasa tidak diperlakukan adil oleh Unidayan.
