Gairah seks mungkin lebih tinggi dari biasanya karena tingkat stres berkurang. Saat tingkat stres lebih tinggi, maka lebih banyak hormon kortisol yang dilepaskan. Ini berdampak negatif pada gairah seks.

Dalam suatu penelitian kecil pada 2008, 30 perempuan diukur gairah seks serta kadar kortisolnya sebelum dan sesudah menonton film erotis.

Dari hasil analisis ditemukan perempuan yang mengalami penurunan kortisol memiliki gairah seks lebih tinggi.

"Meskipun bercinta adalah aktivitas fisik, tapi itu sangat berkaitan dengan mental dan psikologis," kata Cross. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi