Anak-anak yang merasa dirinya mendapatkan tindakan diskriminasi berupa pilih kasih, lambat laun akan menarik diri dari keluarganya.
Bahkan, sebuah penelitian dari Journal of Family Psychology ikut menyatakan bahwa sebagian besar pemicu konflik dalam hubungan keluarga berasal dari anak-anak yang menjadi korban pilih kasih dari orang tuanya.
3. Menimbulkan Insecure dalam Diri Sang Anak
Anak yang merasa dirinya tersisihkan akan kehilangan rasa percaya diri untuk maju dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Child Development menyatakan bahwa anak-anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tua akan mengalami gangguan perkembangan psikologis dan mental, karena merasa selalu kalah dan tertinggal dari saudaranya.
