KENDARI, TELISIK.ID - Selama bulan ramadan pola hidup mengalami perubahan, khususnya waktu tidur. Dengan adanya perubahan tersebut, seringkali seseorang berpuasa mengalami kurang tidur.

Pada umumnya, dikutip dari wikipedia.org, kurang tidur yang juga dikenal sebagai insufisiensi tidur atau sulit tidur merupakan  kondisi tidak mendapatkan durasi dan/atau kualitas tidur yang memadai untuk mendukung kewaspadaan, kinerja, dan kesehatan yang layak.

Kondisi ini bisa bersifat kronis maupun akut dan dapat sangat bervariasi tingkat keparahannya.

Olehnya itu kita harus menjaga pola tidur agar tidak kekurangan tidur. Maka penting mengetahui cara untuk mengatasi kondisi tersebut.

Baca Juga: 4 Tips Tetap Aman Olahraga Saat Puasa