4. Bereaksi berlebihan

Apa yang kamu lakukan saat anak pulang bermain ketika hari mulai gelap? Marah? Wajar. Tapi alangkah lebih baik kalo kecemasan yang kamu rasakan gak dilampiaskan kepada anak dalam bentuk amarah. Apalagi sampai memaki yang setiap caciannya bisa membunuh seribu sel pada otak anak.

Anak belum cukup mengerti perasaan orang tua yang mencemaskan mereka. Tapi kamu bisa mengerti keinginan besar anak untuk bermain. Jadi, cukup berikan dia pemahaman di balik rasa cemas yang kamu alami, agar anak belajar gak mengulanginya lagi.

5. Menyalahkan anak

Ketika anak jatuh, misalnya, gak jarang orang tua akan menyalahkan anaknya abis-abisan. Padahal, anak tidak pernah bermaksud ingin melukai diri. Anak hanya ingin mencoba hal baru yang menarik perhatian mereka.