Realisasi tersebut membuat inflasi sepanjang tahun 2022 mencapai 2,15 persen (year to date/ytd). Penyumbang inflasi utama pada April berasal dari komoditas minyak goreng, bensin, daging ayam ras, tarif angkutan udara, serta ikan segar.
Inflasi yang tinggi akibat faktor internal dan eksternal ini turut menjadi sorotan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Karena inflasi yang tinggi di dunia, tensi geopolitik antara Rusia-Ukraina, dan masalah umum ekonomi lainnya membuatnya bakal merombak APBN.
Baca Juga: BPS Sultra: Daya Beli Petani Pada April 2022 Meningkat
Anggaran COVID-19 yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bakal diarahkan untuk bantuan sosial dalam bentuk subsidi untuk mengurangi kejutan (shock) dahsyat akibat meningkatnya harga barang, termasuk energi (bensin dan elpiji).
Berikut ini 5 negara dengan tingkat inflasi terjaga hingga April 2022.
