Di Jepang, jika malas ke pusat perbelanjaan karena mengantre, kamu bisa menggunakan Narabiya atau jasa pengantre. Setiap klien yang menggunakan jasa ini harus membayar Rp 1,5 juta per jam.

Disebutkan, setiap orang yang menjadi jasa pengantre juga harus bersedia membawa barang klien ketika mengantre di suatu tempat.

Baca Juga: Mutiara Lombok Berkilau di Jenewa

5. Jasa pengusap air mata

Di Jepang, pengusap air mata orang merupakan pekerjaan atau sering disebut Ikemeso Danshi. Profesi ini biasanya dilakukan oleh lelaki untuk mengusap air mata perempuan yang tengah bersedih.