"Kita tidak intervensi, tetapi harus disesuaikan dengan kebijakan pemda. Salah satunya jagung untuk mendukung pabrik," terangnya.

Baca Juga: Kejagung Setuju Penghentian Penuntutan Tiga Perkara di Muna

Kadis TPHP Muna, La Ode Anwar Agigi menghimbau masyarakat agar jangan ragu menanam jagung. Harga jual sesuai di pasaran. Kemudian, untuk pengolahannya, tidak perlu repot-repot lagi memimpil dan menjemur. Cukup bawa di pabrik. Jagung mulai dari kulit dan tongkol diolah serta dikeringkan menggunakan mesin.

"Kapasitas produksi di pabrik, 30 ton perhari," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba mengatakan dengan akan beroperasinya pabrik jagung itu, selain akan mempermudah petani memasarkan hasil produksinya, juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.