Faktanya hanya sekitar 10% sampai 20% akademik yang terpakai di tempat kerja. Akademik secara garis besar meliputi 4 hal yakni baca tulis hitung hafal, namun yang menjadi titik lemahnya adalah saat di perguruan tinggi kebanyakan tidak diajari bagaimana cara mempraktekkannya atau mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. HR tau IPK yang bagus belum tentu memiliki skill yang bagus.

2. Minim pengalaman non akademik

Pengalaman sangat bisa membantu untuk IPK yang kecil maupun besar, contohnya adalah pengalaman berorganisasi dan magang. Dengan adanya pengalaman dalam berorganisasi, dapat menunjukkan kemampuan seseorang bekerja dalam sebuah tim dan juga sistem. Karena suatu perusahaan atau intensif pasti mencari seseorang yang dapat mengikuti sistem dari perusahaan mereka.

3. Tidak mampu berkomunikasi verbal dan tekstual dengan baik  

Ketika kuliah, kita akan mempelajari segala hal mengenai suatu bidang dengan sangat mendalam. Namun, belajar secara akademik saja gak cukup buat bisa sukses dalam dunia kerja.