Untuk menjadi seorang desainer interior, Anda juga perlu melampirkan portfolio dalam lamaran yang diajukan. Sama seperti beberapa profesi lain di awal, portfolio yang dilampirkan akan menjadi bukti dari kemampuan Anda untuk mendesain interior dengan berbagai gaya.

Tentu saja, dengan beragam gaya interior yang disertakan, recruiter nantinya akan semakin yakin bahwa Anda memiliki kemampuan mendesain yang baik. Nah, agar lebih menarik, buat portfolio tersebut menjadi sebuah buku atau majalah.

6. Blogger

Seiring dengan promosi digital yang banyak dilakukan oleh perusahaan, tidak jarang perusahaan memerlukan seorang blogger sebagai ujung tombak. Dengan kemampuan yang dimiliki, blogger bisa bekerja sama dengan perusahaan untuk membangun brand ataupun menawarkan jasa perusahaan kepada target konsumen.

Profesi ini juga memerlukan portfolio dalam pengajuan lamaran. Minimal, Anda menyertakan hasil screenshot dari Google Analytic untuk memberi gambaran ke perusahaan bahwa Anda bisa mengoptimalkan blog dengan maksimal.