"Selama tahapan latihan, mereka dikarantina sejak tanggal 23 Juli sampai 18 Agustus 2021 mengingat saat ini pandemi COVID-19 jadi harus benar-benar mendapatkan pemantauan kesehatan yang ekstra," ujar Lukman kepada Telisik.id, Selasa (3/8/2021).
Penerapan karantina terhadap pengibar bendera ini bermaksud untuk menghindarkan mereka dari kontak dengan pihak luar. Kata Lukman, dengan adanya tim medis yang disiapkan semasa latihan, maka penerapan karantina tersebut dapat mempermudah pantauan kesehatan serta pemberian vitamin terhadap peserta guna meningkatkan imun dan daya tahan tubuh selama bertugas nantinya.
Baca Juga: Pemda Buteng Umumkan Seleksi Berkas CPNS
Baca Juga: Wali Kota Sebut Selama PPKM di Kendari COVID-19 Melandai
Selain untuk tingkat kabupaten, Bombana juga telah mengirim 3 pelajar sebagai perwakilan daerah untuk mengikuti latihan sebagai pengibar bendera di tingkat Provinsi Sultra.
