Tak terima dengan kalimat bernada provokasi itu, Agnez Mo langsung melayangkan somasi terbuka pada akun tersebut. Di sisi lain, Agnez Mo juga menekankan bahwa dengan meminum Starbucks tak lantas membuat dirinya pro zionis.
Sebagai informasi, Gerakan Boikot Divestasi, dan Sanksi (BDS) Indonesia yang merupakan bagian dari Palestinian BDS National Committee (BNC), sudah menyerukan kepada publik untuk menghentikan pembelian produk dari sejumlah perusahaan besar yang terlibat dalam mendukung serangan Israel ke Palestina.
Gerakan BDS Indonesia pun merilis daftar brand yang menjadi target utama dalam kampanye boikot dan brand yang memerlukan tekanan sosial agar tidak mendukung Israel.
Merek yang menjadi target utama dalam kampanye boikot ini termasuk AXA, Puma, Hewlett Packard (HP), dan Siemens.
Sementara untuk brand yang perlu diberikan tekanan sosial termasuk Domino’s Pizza, Starbucks, Burger King, Papa John’s Pizza, Pizza Hut, dan Carrefour.
