Bukan hanya menjadi ajang silaturahim, kata dia, tapi juga menjadi ajang diskusi dan bertukar ide dalam membahas isu marginal khususnya menjelang Pemilu 2024.
Ia berharap, dari kegiatan ini ada output yang nyata dari Meeting Editor yang diinisiasi dari AJI, baik dalam hal memberikan saran kepada para editor media massa maupun pengambilan kebijakan dalam hal ini pemerintah daerah.
"Sehingga kelompok marginal dapat memanfaatkan akses seluas-luasnya atau mendapatkan akses yg sama dengan masyarakat lainnya dalam hal informasi maupun pelayanan publik lainnya," pungkasnya.
Peserta Editor Meeting lainnya, Amel mengatakan, untuk membuka ruang bagi kelompok marginal ini adalah dengan membuat rubrikasi khusus yang memberikan informasi terkait masalah ini.
