KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Proses Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di Kabupaten Kolaka Utara rampung setelah pemungutan suara dan penetapan kepala desa terpilih usai digelar Minggu, 30 April 2023 kemarin.

Meski demikian, pesta demokrasi yang diselenggarakan 6 tahun sekali di tingkat desa itu menimbulkan gejolak sosial.

Seperti terjadi di Desa Sorona, Kecamatan Watunohu karena beda pilihan dua kepala keluarga (KK) harus rela menerima rumahnya dibongkar dan dipindahkan di tempat lain.

Baca Juga: Pilkades Selesai, Pemkab Kolaka Utara Beri Ruang Cakades Kalah Ajukan Gugatan

Menurut keterangan keluarga korban, Akbar Basri, pemilik rumah yang direlokasi tersebut memang bukan pendukung kades terpilih.