Terhambatnya aktivitas bongkar muat peti kemas menyebabkan distribusi logistik terganggu, khususnya untuk kebutuhan ritel dan bahan pokok yang masuk ke Kota Kendari.
Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, menurut Alisman, keterlambatan distribusi dikhawatirkan memicu kelangkaan barang, kenaikan harga, serta menurunnya perputaran ekonomi lokal, mengingat pelabuhan merupakan salah satu simpul utama arus logistik di daerah.
Baca Juga: Pusat Layanan Autis Sulawesi Tenggara Sediakan Beragam Terapi Gratis
Berdasarkan pantauan telisik.id di lokasi, alat berat dan puluhan truk pengangkut material sedang beroperasi memperbaiki jalan rusak tersebut.
"Ini materi datang dari pihak Pemkot Kendari dan Pihak Pelindo," ujar salah satu sopir truk pengangkut material, Ronald, kepada telisik saat saat di temui di lokasi perbaikan.
