JAKARTA, TELISIK.ID - Generasi Z (Gen Z), yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, kini semakin jarang menggunakan Google sebagai mesin pencari utama mereka. Alih-alih, mereka lebih memilih platform media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk mendapatkan informasi.

Ahli dari Bernstein Research, Mark Shmulik, mengungkapkan bahwa generasi muda, terutama Gen Z, telah beralih dari Google ke platform lain untuk memenuhi kebutuhan pencarian mereka.

Menurutnya, istilah "googling" kini mulai ditinggalkan oleh generasi ini dan digantikan dengan istilah "pencarian sosial" yang lebih relevan di era media sosial.

Mengutip CNN Indonesia, Jumat (20/9/2024), Shmulik menjelaskan bahwa Gen Z semakin sering menggunakan TikTok untuk mencari rekomendasi, misalnya restoran atau tempat-tempat menarik.

Mereka juga cenderung lebih memilih platform agregator seperti Amazon untuk membeli barang dan menggunakan teknologi kecerdasan buatan generatif, seperti ChatGPT, untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.