"Semoga dengan adanya mesin USG ini bisa mengurangi jumlah rujukan pasien ke Ibu kota. Dan di sini ada 2 dokter, yang satunya sementara pendidikan ambil jurusan spesialis obgyn juga.," ucap Jufriadi, Sabtu (17/6/2023).
Jufriadi juga mengharapkan ke Dinas Kesehatan Wakatobi untuk menyediakan ambulance laut di Pulau Binongko. Sehingga jika ada pasien gawat darurat bisa ditangani langsung tanpa harus menunggu speedboat dari kabupaten atau menunggu kapal reguler.
Baca Juga: UNESCO Kembali Tetapkan Taman Nasional Wakatobi Sebagai Cagar Biosfer Bumi
Salah seorang ibu hamil yang baru saja memeriksa kandungannya di Puskesmas Binongko, Waode Suhartini mengungkapkan, saat kehamilan pertamanya, ia belum pernah melakukan pemeriksaan kandungan karena jarak dan transportasi. Namun dia bersyukur di kehamilan kedua bisa melakukan pemeriksaan gratis tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun
"Senang sudah bisa memeriksa kehamilan di sini, karena bisa tahu kesehatan bayi bagaimana," ujarnya. (B)
