Baca Juga: Jadi Tukang Lap Kaca Mobil untuk Bantu Kehidupan Keluarga
Ia sama sekali tidak malu, meski menjadi anak seorang pemulung dan mengikuti jejak kedua orang tuanya mengumpulkan sampah setiap hari. Walau hanya bisa mengumpulkan Rp 60.000 setiap Aulia tetap bisa tersenyum.
"Saya tidak punya seragam sekolah. Jadi uang memulung saya tabung untuk beli baju batik sama baju olahraga," ungkap Aulia sambil tersenyum malu-malu, Selasa (10/5/2022).
Baca Juga: Ingin Beli Handphone untuk Belajar Online, Bocah Ini Rela Jualan Minuman Keliling
Aulia tinggal bersama bapak dan ibunya beserta seorang saudara laki-laki yang bernama Aril yang juga kelas 5 SD di daerah Kecamatan Baruga. Meski memiliki orang tua yang bekerja sebagai pemulung, Aulia dan Aril tetap masih bisa bersekolah dan melanjutkan pendidikan.
