KUPANG, TELISIK.ID - Seluruh jajaran kepolisian di Nusa Tenggara Timur diminta untuk mewaspadai potensi bencana alam yang bisa berdampak pada penyelenggaraan ASEAN Summit di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, kerawanan bencana yang menjadi perhatian jajaran kepolisian seperti gempa bumi, abrasi, dan cuaca ekstrem. Potensi bencana di Nusa Tenggara Timur ada kerawanan gempa bumi dan abrasi, kemudian hidrometeorologi dan juga tingkat panas yang cukup tinggi.
Sejumlah bencana alam masih terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur seperti banjir di Kabupaten Manggarai Barat akibat luapan Sungai Wae Jare pada Kamis (27/4/2023) lalu.
"Karena itu kami juga sedang memikirkan langkah mitigasinya," kata Sandi, Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Wakapolri Pastikan Sarana Prasarana ASEAN Summit di Labuan Bajo Aman
