Baca Juga: Sadis, 8 Bersaudara Aniaya Seorang Warga dengan Menembak, Memukul hingga Membakar

PS dalam kasus ini hanya menyampaikan kepada korban agar korban meninggalkan lahan yang dijaganya saat ini. Itulah awal mula permasalahannya, yaitu saling klaim kepemilikan lahan atau ladang.

"Karena korban menolak, sehingga ISS melakukan pemukulan dengan menggunakan senapan angin ke arah punggung korban. Lalu korban terjatuh dan ISS menendang korban dan melempari batu ke arah korban sebanyak satu kali," kata Hadi.

Selanjutnya, PES ikut berperan menyampaikan bahwa lahan itu milik mereka. Karena korban menolak pergi dari lahan itu, kemudian dia menyarankan keluarga yang lain untuk menganiaya korban.

"Di lokasi itu juga, LS menyiram korban dengan bensin menggunakan timba dan melakukan pemukulan dengan kayu sebanyak dua kali dan batu sebanyak 3 kali," tambah Hadi.