KENDARI, TELISIK.ID - Jelang hari pencoblosan Pemilu 2024, sejumlah bank di Kota Kendari telah mengeluarkan kebijakan untuk tidak menerima penarikan uang melalui teller dalam jumlah besar, maupun penukaran uang menjadi pecahan tertentu dalam jumlah banyak.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bahwa uang cash yang ditarik maupun pecahan uang yang sudah ditentukan tersebut akan berpotensi bakal dipergunakan sebagai politik uang atau yang sering diistilahkan dengan serangan fajar oleh oknum peserta pemilu dan tim sukses.

Menurut salah satu pegawai Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kendari yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa di Kantor BSI tempat ia bekerja sudah lama tidak menerima penarikan uang dalam jumlah besar.

Baca Juga: Warga Didorong Lapor Praktek Politik Uang

Hal ini dilakukan menjelang pemilu untuk mencegah oknum-oknum yang ingin menggunakan dana tersebut sebagai alat money politic, Selasa (13/2/2024).