Syarief menyarankan, banyak cara yang bisa dilakukan BMKG dalam memberikan informasi prediksi cuaca kepada masyarakat. Salah satunya, yakni memanfaatkan teknologi telekomunikasi.
Baca juga: Menaker Ida Sebut Banyak Perusahan Abaikan UU Ketenagakerjaan Soal Pesangon
"Masyarakat Indonesia rata-rata sudah punya handphone dan punya aplikasi untuk itu. Sehingga, semua itu harus dijadikan sarana menginformasikan setiap waktu," tuturnya.
Selain itu, Syarief mendorong Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempersiapkan berbagai antisipasi menghadapi curah hujan yang sangat tinggi tahun ini.
Ia menuturkan, persiapan maksimal harus dilakukan Basarnas dan Pemda demi meminimalkan risiko terjadinya dampak bencana akibat La Nina.
