"Dengan melihat antusias masyarakat seperti hari ini, apa bila datang lagi di Sulawesi Tenggara minyak goreng bersubsidi, kita bisa mempertimbangkan untuk melakukan kembali pasar murah ini," paparnya.

Baca Juga: Sidak DPRD Kendari Tak Temukan Penimbunan Minyak Goreng

Kata dia, selain minyak goreng, pihaknya juga menyediakan tepung terigu dan gula pasir.

"Tapi untuk minyak goreng kita batasi, untuk per orang hanya 3 pc dan hanya membeli 1 paket per orangnya. Kita juga sudah sampaikan bahwa barus bertoleransi dengan yang lain dan kita juga memprioritaskan untuk konsumen langsung bukan untuk penjual," tutupnya.

Baca Juga: Manfaatkan Kelangkaan Minyak Goreng, Swalayan di Kendari Gunakan Syarat Minimal Belanja