KENDARI, TELISIK.ID - Pergantian tahun dari 2020 menjadi 2021 tinggal menghitung hari. Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, setiap malam pergantian tahun masehi kebanyakan masyarakat merayakan dengan berbagai cara.

Namun untuk tahun ini sedikit berbeda, mengingat pandemi COVID-19 masih terus menghantui masyarakat. Alhasil, pemangku kebijakan pun telah mengeluarkan berbagai maklumat terkait perayaan tahun baru 2021.

Terlepas dari itu, berikut Telisik.id menyajikan asal-muasal sejarah perayaan tahun baru yang menarik untuk Anda ketahui.

Dilansir dari tirto.id yang ditulis oleh Iswara N Raditya, cikal-bakal sejarah perayaan tahun baru sebenarnya berawal sejak zaman Kekaisaran Romawi, tepatnya pada era pemerintahan Julius Caesar, meskipun saat itu masih terhitung masa Sebelum Masehi (SM).

Arthur M. Eckstein dalam buku Senate and General: Individual Decision-making and Roman Foreign Relations 264-194 B.C. (1987) menuliskan, tahun 45 SM, tidak lama setelah dinobatkan sebagai kaisar, Julius Caesar memberlakukan penanggalan baru untuk menggantikan kalender tradisional yang sudah digunakan sejak abad ke-7 SM.