Dampak tabrakan asteroid bergantung pada ukurannya saat itu. Jika berukuran maksimal, dampaknya bisa mencapai radius 50 km. Artinya, area luas bisa terkena dampak ledakan asteroid tersebut.
Melansir CNBC Indonesia, peristiwa asteroid Tunguska menjadi perbandingan dampak tabrakan asteroid. Pada 1908, asteroid menghantam hutan di Rusia dan menghancurkan jutaan pohon. Area seluas 2.150 km persegi rata dengan tanah akibat ledakan.
Baca Juga: Sistem Pendeteksi Asteroid China Terget Selesai 2025
Asteroid Chelyabinsk pada 2013 juga menyebabkan kerusakan besar. Asteroid berukuran 20 meter meledak di udara sebelum mencapai tanah. Ledakan ini merusak 7.000 bangunan dan melukai 1.000 orang.
Dampak asteroid 2024 YR4 bisa lebih besar dari Chelyabinsk. Jika berukuran maksimal, ledakannya setara dengan peristiwa Tunguska. Namun, para ilmuwan masih memantau orbit asteroid ini.
