Baca Juga: Tradisi Kasambu-sambu Perkuat Identitas Budaya Masyarakat Buton
Secara keseluruhan, Festival Labengki diikuti sekitar 210 peserta dan wisatawan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi destinasi wisata unggulan Konawe Utara, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.
Selama dua hari pelaksanaan, panitia menghadirkan sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat dan wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Explore Labengki, Lomba Masak, Lomba Karaoke, Katinting Race, Lulo Bersama, Aksi Bersih Labengki, serta Mini Expo UMKM.
Beragam kegiatan tersebut menjadi wadah interaksi antara wisatawan dengan masyarakat setempat. Para pengunjung tidak hanya menikmati panorama laut dan gugusan pulau yang menjadi daya tarik utama Labengki, tetapi juga berkesempatan mengenal kehidupan sosial dan budaya masyarakat Bajo yang bermukim di kawasan tersebut.
Pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam, aktivitas budaya, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Labengki sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tenggara. Melalui penyelenggaraan festival dan dukungan berbagai pihak, kawasan ini diharapkan terus menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (Adv)
