Dia mengingatkan bahwa bapaslon LA-IDA adalah pasangan yang diusung oleh partai yang didirikan oleh tiga Presiden.

"Sudah saya katakan, paslon LA-IDA ini bukan paslon sembarang, bukan paslon kaleng-kaleng. Diusung oleh partai yang didirikan oleh tiga Presiden, Megawati Soekarnoputri dengan PDI Perjuangan, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Partai Demokrat, Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid, red) dengan Partai PKB," katanya.

La Ode Ida juga menceritakan sejarah kepemimpinan antara Buton dan Muna adalah hubungan persaudaraan.

"Enam tahun yang lalu, ketika bapak Ali Mazi mencalonkan Gubernur (Sultra), Muna salah satu penyumbang terbesar kemenangan, dengan hasil pemilihan 80 persen memenangkan Ali Mazi, sehingga saya yakin, pilkada kali ini Buton juga akan menjadi salah satu penyumbang terbesar suara memenangkan paslon LA-IDA. Kenapa? Karena rasa persaudaraan Muna dan Buton," ujarnya.

Baca Juga: Habiskan Anggaran Puluhan Miliar, Jaksa Usut Proyek Gudang Expo Buton