Dilansir Cnbcindonesia, Malware bisa dikenali dengan mudah karena tidak memiliki ikon atau nama aplikasi. Setelah menemukannya bisa klik sekali lalu tekan tombol Uninstall.
Stefanko mengatakan Android/fakeAdBlocker akan bisa bersembunyi dari pandangan pemilik ponsel. selain itu juga mengirimkan konten dewasa yang tidak diinginkan dan membuat acara kalender spam untuk beberapa bulan mendatang.
"Mempercayai iklan scareware dapat merugikan korbannya baik dengan mengirimkan pesan SMS tarif premium, berlangganan layanan yang tidak perlu atau mengunduh aplikasi tambahan dan seringkali berbahaya. Selain itu kami mengidentifikasi berbagai trojan perbankan Android dan SMS yang diunduh dan dieksekusi," kata Stefanko.
Selain pada perangkat Android, malware ini juga mengancam perangkat iOS. ESET menjelaskan pada iOS juga bisa mendapatkan banyak masalah.
Saat malware menyebar, pengguna dapat melihat banyak iklan yang tidak diinginkan serta agenda kalender spam. Selain itu juga bisa menipu para pengguna untuk mengklik link berbahaya. (C)
