Baca Juga: Bahlil Kumpul Pengusaha Tambang sebelum Oktober, Aturan Baru RKAB 3 Tahun jadi Setahun

Bahlil menyampaikan bahwa keinginan Amerika Serikat untuk mendapatkan mineral kritis dari Indonesia akan difasilitasi, namun harus disertai dengan masuknya investor asal negara tersebut.

“Kemarin, negosiasi tentang tarif, ada keinginan untuk Amerika, mineral kritis. Saya bilang, kita kasih. Sama. Tinggal Bapak datangkan investornya, saya siapkan tambangnya," kata Bahlil, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (7/8/2025).

Ia juga menekankan bahwa prinsip kesetaraan akan tetap dijaga, termasuk terhadap negara mana pun yang ingin berinvestasi dalam proyek sumber daya alam di Indonesia.

“Bisnisnya sama. Equal treatment. Nggak ada beda-beda. Jangankan Amerika, mau Afrika, mau Eropa, mau di mana saja,” tambahnya.