"Kita ingin agar kasus ini diperlihatkan secara publik bahwa ada penguasaan tanah yang curang. Tapi, saya masih dibully sebagai orang yang memonopoli. Dari konferensi pers kemarin, ada 6.000 orang yang bernasib sama seperti saya, seharusnya Sentul City memikirkan itu," ujarnya.
"Silakan gusur saja rumah saya, tapi jangan gusur rumah di bawah saya," sambungnya.
Lebih lanjut, Rocky menilai, ancaman dari pihak pengembang bukan hanya menggusur bangunan fisik, namun juga ekosistem di sekitarnya.
Baca Juga: Gibran Bakal Ikuti Jejak Jokowi Rebut Kursi Gubernur DKI Jakarta 2024?
Baca Juga: Ini Penjelasan Menag Yaqut Soal Perpres Dana Abadi Pesantren
