Baca Juga: Hukum Air Kencing Bayi dan Cara Mensucikannya
Namun, jika seseorang membalas cacian dengan kata-kata yang lebih kasar atau lebih banyak, maka ia akan menanggung dosa atas tindakannya sendiri, sementara orang yang memulai cacian tetap bertanggung jawab atas bagiannya.
Hadits di atas juga menunjukkan betapa pentingnya kita mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dengan tidak menghina orang lain, kita telah meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagaimana yang dilakukan oleh Jabir bin Sulaim.
Rasulullah tidak hanya melarang kita untuk menghina sesama Muslim, tetapi juga melarang kita untuk menghina binatang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Janganlah Engkau mencela ayam jantan, karena sesungguhnya ayam jantan itu yang membangunkan kalian salat.” (HR. Abu Dawud, dinilai shahih oleh Al-Albani). (C)
