Tak lupa sepasang boneka besar yang didandani menyerupai laki-laki dan perempuan, juga masuk dalam perahu tersebut. Boneka itu biasanya terbuat dari bambu dan ijuk.

Baca Juga: Mengenal Tahapan Tradisi Kari'a, Upacara Pingitan Masyarakat Muna

Perahu yang sudah terisi penuh akan digotong mengelilingi desa, baru akhirnya dilarungkan di laut yang diarak oleh perahu-pelahu nelayan. Proses pelarungan dipimpin oleh ketua adat setempat, ia bertugas untuk memanjatkan doa-doa untuk mengusir roh jahat.

Euforia masyarakat dalam melangsungkan tradisi tersebut bisa dibilang cukup meriah, Anda akan mendengar gaungan terompet yang dibunyikan masyarakat setempat sejak pagi awal prosesi hingga pelarungan di sore hari. Terompet disebut kapupu, yang terbuat dari daun kelapa muda.

Prosesi pembuatan sampan atau perahu yang dilengkapi sepasang boneka besar menyerupai manusia (kiri) dan terompet yang dibunyikan masyarakat selama prosesi tradisi bangka mbule-mbule terbuat dari daun kelapa muda yang disebut kapupu. Foto: Repro Facebook