Krisno juga mengatakan, pengungkapan empat kasus ini merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di Pelabuhan Bakauheni selama 20 September sampai 21 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Krisno mengungkap Pelabuhan Bakauheni ke Merak merupakan jalur utama transportasi narkotika dari Sumatera.

Baca juga: Berawal Saling Chating, Gadis Remaja di Konawe Diperkosa 4 Lelaki

Baca juga: Mantan Sekwan Mubar dan Bendahara Ditetapkan Tersangka Korupsi Makan Minum

"Sebagai pintu masuk baik dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, maupun Jambi. Mungkin juga ada pintu-pintu lain pelabuhan rakyat yang tidak dapat diawasi secara maksimal oleh otoritas negara," ujarnya.