Baca Juga: Perusahaan Ini Diduga Rampas Tanah Masyarakat, BPN Dilapor ke Ombudsman
“Di sini pelaku berpura-pura mau ibadah di Masjid dalam kampus IAIN. Saat melihat situasi sepi, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor mahasiswa yang tidak terkunci lehernya,” terangnya.
Mantan Kasat Intel Polres Bombana ini menambahkan, sepeda motor hasil curian sebagian besar dijual ke penadah dengan harga murah yang bervariasi.
“Sepeda motor hasil curian dijual oleh pelaku ke penadah dengan harga mulai Rp 2-3 juta,” ucapnya.
Sementara menurut pengakuan tersangka AD, kerap mencuri motor mahasiswa yang diparkir di halaman kampus-kampus. Terakhir dia mencuri di parkiran kampus IAIN Kendari.
