"Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ketujuh dan tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan, serta berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait termasuk keluarga korban, Ops SAR terhadap satu orang nelayan yang diduga terjatuh dari longboatnya dan hilang di sekitar perairan antara Desa Lantoi dan Desa Karae Pulau Siompu dinyatakan ditutup," jelas Arafah dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (3/5/2024).

Arafah mengatakan, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Salah satu keluarga korban, Sarmin mengucapkan terimakasih kepada Tim Gabungan Pos SAR yang telah membantu melakukan pencarian.

Baca Juga: KPU Buton Buka Seleksi PPS Pilkada 2024