Potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam siaga ini meliputi bencana hidrometeorologi seperti banjir, gelombang tinggi, longsor, dan lainnya, serta bencana geologi seperti gempa bumi dan tsunami. Kecelakaan transportasi dan kondisi membahayakan manusia juga menjadi perhatian.
Baca Juga: Ingin Rehabilitasi Lahan, Masyarakat Bisa Ajukan Proposal di Dishut Sulawesi Tenggara, Ini Syaratnya
Untuk memastikan kesigapan dalam menghadapi potensi bencana tersebut, KPP Kendari menyiapkan 117 personel ASN dengan berbagai sarana dan peralatan, termasuk perahu karet, jet ski, kapal, rescue car, ambulance, ATV, dan peralatan medis dan komunikasi.
Lokasi siaga tersebar di berbagai titik rawan, termasuk pelabuhan, bandara, tempat wisata, dan terminal angkutan darat di Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Luwu Timur, Konawe Utara, dan Muna. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
