Disebutkannya, ada pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam). Namun, belum melakukan orasi, puluhan pelajar ini sudah ditangkap. Pelajar itu datang dengan mengendarai sepeda motor.

"Pelajar itu dibawa polisi naik angkutan kota (Angkot) yang saat itu berada di seputaran lokasi dan ada juga yang dibawa naik mobil patroli dinas petugas kepolisian," terangnya.

Terpisah, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polrestabes Medan, AKBP Arman membenarkan adanya penangkapan terhadap pelajar yang ikut unjukrasa.

Baca Juga: Penilaian Publik di Konawe Berganti, Ombudsman Tunjuk 2 Puskemas Jadi Sasaran

"Mereka kami kumpulkan, karena mereka terindikasi masih pelajar SMA. Selayaknya anak SMA itu harusnya belajar bukan melakukan aksi unjuk rasa. Kurang lebih ada 30 orang yang diamankan," ungkapnya.