Usai panen perdana ini, mereka tengah mempersiapkan penanaman kedua yang dijadwalkan antara Oktober-November 2025.
Mereka pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa membatu mengatasi persoalan air. Paling tidak pembuatan sumur bor.
"Kita tambah luas lahannya," timpalnya.
Hasil panen bawang merah banyak diminati masyarakat. Mereka menjualnya dengan harga Rp 55 ribu perKg.
Baca Juga: BKPSDM Kolaka Utara Siap Anulir Kelulusan PPPK Paruh Waktu jika Terbukti Tak Pernah Honor
