"Jadi stop intervensi Bawaslu. Biarkan mereka bekerja sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku," kata Rahim.
Baca juga: Satu Paslon Pilkada Asal Sultra Resmi Menggugat ke MK
Rahim juga menekankan pada komisioner Bawaslu untuk tidak main-main persoalan Pilkada ini. Artinya, jangan karena intervensi dan intimidasi, lalu melakukan sesuatu yang bisa mencederai proses demokrasi.
"Bawaslu harus tegak lurus, jangan coba-coba ada yang berani bermain," tegasnya.
Senada dengan itu, Kadaruddin yang juga bagian dari aksi FPDM mengungkapkan, bicara proses demokrasi telah selesai. Bila ada yang tidak puas dengan hasil, itu merupakan penghianat demokrasi yang tidak punya itikad baik dan hanya ingin mengacaukan daerah serta merusak tali persaudaraan.
