KENDARI, TELISIK.ID - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) mulai mengusut dugaan politisasi Bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang disebar di media Facebook dengan akun Nono Sidupa.

Akun Nono Sidupa mengunggah beberapa video pada 3 Juni 2020 dengan cuitan “Tolong Bawaslu Kolaka Timur tindaki tegas ini ASN yang melakukan pembohongan dan kampanye terselubung, ini bantuan Provinsi, bukan bantuan pribadinya pak Tony maupun Pemda Koltim. Pemda Koltim punya anggaran sendiri untuk COVID-19 sekitar 15 M, kenapa bantuan Provinsi diatas namakan yang lain pakai, embel-embel jangan pilih yang lain, Kampungan ini Kepala BPBD dan DPM-PTSP”.

Baca juga: ASN di Atas Usia 50 Tahun Tetap Kerja dari Rumah

Dalam video tersebut terlihat beberapa orang yang diduga oknum ASN mendatangi rumah warga sambil memberikan bantuan sembari berkata dalam Bahasa daerah tolaki, “Tarima’i inono ari beliau torike pera bupatindo, torikeki?”(Terima ini dari beliau, kita tauji bupatinya? Kita tau ji?”. Kemudian nenek penerima bantuan menjawab “Nggota Pak Toni Herbiansyah” (Saya tauji, Toni Herbiansyah).

Lanjut oknum yang di duga ASN tersebut, “Teningge’e keluarga, ibu oho hanu beliau oho dari sumbanganno” (Kasitau keluarga ibu, ini sumbangan dari beliau ya).