Selanjutnya untuk telur, harganya memang sudah tidak karuan bahkan sebelum adanya kenaikan BBM. Menurut seorang penjual telur, Herman, dia masih menjual telur dengan harga yang sama seperti sebelum naiknya harga BBM, yaitu Rp 65.000 per rak. Harga ini lebih tinggi dari yang sebelumnya yaitu Rp 60.000-Rp 61.000.
Baca Juga: Nilai Tukar Petani di NTT Agustus 2022 Menurun, Ini Sebabnya
Namun Herman mengaku kenaikan harga BBM ini akan berdampak padanya sebagai pedagang telur. Diketahui, telur yang dijualnya dipasok dari Kota Makassar sehingga membutuhkan biaya perjalanan yang otomatis naik setelah harga BBM naik.
“Berdampak sih, berdampak. Karena mobilisasinya itu kan pakai bensin, solar. Ini semenjak naik BBM saya belum ambil lagi telur dari Makassar,” kata Herman, Selasa (6/9/2022).
Untuk bahan pokok lainnya, seperti minyak goreng, diketahui mengalami kenaikan harga. Yaitu dari Rp 35.000 untuk kemasan 2 liter, kini mencapai Rp 40.000. Sedangkan untuk bawang merah justru turun drastis harganya, dari sebelumnya adalah Rp 90.000 per kilogram, kini menjadi lebih dari setengahnya, yaitu Rp 40.000 per kilogram.
