Akhirnya, Golkar memilih mendukung kadernya Airin dan terjadilah fakta baru Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus menjadi KIM Minus. Dengan tidak dapat dibatalkannya pencalonan Airin sebagai cagub akibat berkah putusan MK, maka upaya memenangkan Andra-Dimyati dari KIM Plus dengan desain calon tunggal pun gagal.

Malah yang kemungkinannya terjadi di Pilkada Banten bahwa PDIP senang karena PDIP masih punya kans besar untuk menang di satu wilayah Jawa yakni Banten, sebab elektabilitas Airin sangat tinggi meninggalkan Andra-Dimyati yang tidak berdaya. Meski Banten dikuasai dinasti politik tetapi sangat sulit mengabaikan fakta bahwa keluarga besar Ratu Atut masih diterima oleh masyarakat Banten.

Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra Utara Tak Ada Kejutan

Jawa Tengah sudah dapat diterka KIM menyiapkan opsi lainnya ketika Kaesang tidak dapat dimajukan sebagai cawagub. Maka yang akan diajukan adalah Taj Yasin berpasangan dengan Ahmad Luthfi. Sedangkan yang akan diajukan oleh PDIP adalah Andika Perkasa dengan Hendrar Prihadi.

Baca Juga: Strategi Politik Penguasa Berantakan