Baca Juga: Warga Kecamatan Molawe Desak Reklamasi Eks Lahan 11 IUP di Konut
"Kalau hujan tiba, kami mulai khawatir. Tidur pun tidak nyenyak, bahkan kami harus begadang semalaman memantau kondisi air sungai," ucapnya.
Mereka juga semakin was-was ketika hujan tiap hari terjadi dan menyebabkan banjir, maka rumah mereka akan ambruk tergerus aliran sungai.
Sementara itu, Lurah Lapai, Muh. Sanusi, S.Pd menjelaskan, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Ngapa telah meninjau lokasi pemukiman warga yang terancam ambruk.
"Kemarin kami sudah tinjau dan berupaya menghilangkan material yang menyebabkan arus sungai memantul ke pemukiman warga sehingga aliran sungainya sedikit berkurang," jelasnya.
